Nurhalimah Zakiah "CETMAS" (Catatan Tinta Emas)
Home » » Diam

Diam

Aku menatapmu dengan pasti di kala senja

Sungguh merona dan rupawan, ku coba mengingat garis lekukan wajah, agar pada detik tak bersua kau terlukis dengan jelas..

Mataku selalu meredup, jika kau berlalu di hadapan, karena maluku untuk menatap

Pada detik yang bagiku mustahil, kau berlirih penuh cinta mengungkap rasa

Kita bersapa dan bertukar cerita , entah sesak, air mata ataupun hal bahagia

Namun, pada detik berikutnya kau menyerah

Pada alasan memilukan, tau kah engkau bagaimana diri menjadi remuk ?

Bertemu dan berpapasan denganmu adalah siksa, ucapan dan ktersediaan dirimu pada orang lain adalah hancur, wajah tanpa senyummu adalah luka, dan jawaban seada mu adalah binasa

Setersiksa itukah mencinta, pada tawa yang hrusnya menjadi milikku

Namun pada detik berikutnya, ku prcaya ketenanganmu akan segera berjumpa, mungkim bukan aku, nmun do'a ku sllu ada menghias setiap wjahmu berlalu di hadapan..

Terimakasih pernah mmbingkai kisahku, meski tak kau peluk, nmun setidaknya kau mampu membuatku percaya, cinta itu adalah Allah

Thanks for reading & sharing Cetmas (Coretan Tinta Emas)

Newest
You are reading the newest post

0 Comments:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Kata Bijak

Motivation

Popular Posts

Jadwal Sholat