Nurhalimah Zakiah "CETMAS" (Catatan Tinta Emas)

Rasa


Rasa

Suatu waktu, aku pernah menyusuri seluk beluk sebuah "rasa", bertanya-tanya seperti apa rupa dan pesonanya , hingga semua orang dapat tersenyum, tertawa, menangis bahkan berduka karenanya..
Aku menyelusuri setiap tempat untuk aku menemukan apa itu "rasa" , mungkin aku kurang menyadari bahwa aku pernah menyinggahi tempat dimana aku pernah mmiliki "rasa" , hanya saja itu dalam pandangan yang berbeda, bertahun-tahun penasaran itu selalu menghampiri, hingga akhirnya aku berhenti pada sebuah titik dimana aku menemukannya..
Sungguh luar biasa aku benar-benar terpesona padanya, dia mampu menarik diriku tersenyum tnpa alasan bhkan menangis tnpa air mata, ya aku menemukan apa itu "rasa" , "rasa" hanya satu kata namun ia mampu merubah setiap raut wajah dan suasana jiwa dalam sekejab mata..
"Rasa" yang ku temukan adalah "cinta" , ya terkesan romance dan seperti anak remaja yang sedang bergembira merasakan getir itu dalam jiwanya, aku mulai tertawa ketika mengutarakan "rasa" yang ku temukan , pada siapa? Ya, pada diriku, aku tak pernah percaya akan hadirnya, bhkan menemukan ataupun memilikinya aku terlalu biasa jika mempunyai kesemptan untuk itu..
Namun seketika, aku mulai menyelidiki apakah dia benar-benar menakjubkan? Sungguh, ia benar-benar menakjubkan , membuat mata enggan terpejam, membuat ukiran senyum selalu terlukis, bahkan membuat diri selalu tertarik untuk merasa, hahahah, aku mulai tertawa geli dengan diriku kala itu, bukankah semua orang dengan mudah menemukanny? Namun mengapa aku membutuhkan waktu lama hanya untuk menemukannya?
Jawabanku kala itu hanya diam pada diriku, mungkin saja waktu ingin aku lebih tertarik padanya setelah aku mampu memaknai dengan pandangan yang berbeda..
Aku berteman dengannya, ia baik padaku sejak awal aku menemukan persembunyiannya, namun suatu ketika seakan di tikam palu tajam , ia mendekat dan ingin membunuhku, sangat ingin ,aku kehilangan nafas berlari darinya , ia tak seperti permata indah lagi di hadapanku, melainkan monster, aku berlarian jauh dari pandangannya, aku tertegun karena ia tak lagi mengejarku untuk menikam diriku..
Bagaimana mungkin semua orang bahagia ketika menemukannya padahal ia mampu berbalik arah dan berjalan seperti pembunuh??
Aku mulai menelaah semua itu, bahwa kesenanganku menemukannya hanyalah nafsu belaka, hanyalah ambisi dan rasa ingin tahu untuk terlihat sama dengan orang yang lebih dulu menemukannya, aku lupa tempat dimna aku pernah merasa telah menemukannya, ya aku sudah lebih dari cukup memilikinya dari awal, "cinta" yang menemukanku tanpa perlu untuk ku cari bertahun lamanya, kau tau? Siapa yang membawanya padaku???
Ya, itulah Allah pemberi cinta sempurna tanpa tapi, pemberi rasa sempurna tanpa alasan, pemberi rasa sempurna tanpa membunuh, ya, cinta Allah terlalu sempurna hingga aku lupa kehadiran itu di dalam jiwa..
Lalu siapa lagi? Rasulku, baginda nabi yang di akhir hayatnya masih sempat memikirkan umatnya bahkan tak ingin umatnya merasakan pedihnya sakratul maut, yang selalu memohonkan ampun atas umatnya, sungguh cinta luar biasa dari baginda nabi yang dirinya selalu penuh dengan cinta..
Lalu siapa lagi yang membawa itu padaku? Orang tua ku, mereka tanpa lelah memikul beban hidup hanya demi kehidupanku, memberi senyum untuk membalut luka, memberi tawa ketika sesak berkepanjangan, mendekap hangat diriku , hingga ketenangan itu ku miliki dengan sempurna..
Aku mulai merasa kecewa dengan diriku, bagaimana mungkin ku habiskan waktuku mencari dia yang akan bisa menjadi pembunuh dalam waktu yang tak ku ketahui, sementara ia "cinta" yang sesungguhnya telah menghampiriku dari awal kehidupanku , dan aku lengah padanya..
Satu hal yang perlu ku sadari bahwa Allah, akan memberiku "cinta" yang selama ini bersembunyi di belahan bumi yang tak bisa ku singgahi yang akhirnya akan berlabuh dan memberikan diri tanpa ku cari, telaah ataupun penasaran padanya..
Ia akan datang sendiri, "rasa" yang tak perlu lagi untuk ku terjemahkan..

Thanks for reading & sharing Cetmas (Coretan Tinta Emas)

Previous
« Prev Post

0 Comments:

Posting Komentar

Cari Blog Ini

Kata Bijak

Motivation

Popular Posts

Jadwal Sholat